Bab 1. Konsep Dasar Persalinan
Membahas definisi persalinan, tujuan fisiologis proses persalinan, perbedaan persalinan normal dan abnormal, serta pentingnya asuhan persalinan yang berkualitas.
oleh: Surmayanti

6 bab tersedia dari 15 bab
Membahas definisi persalinan, tujuan fisiologis proses persalinan, perbedaan persalinan normal dan abnormal, serta pentingnya asuhan persalinan yang berkualitas.
oleh: Surmayanti
Menjelaskan perubahan sistem reproduksi, hormonal, dan adaptasi organ tubuh lain seperti sistem kardiovaskular, respirasi, dan metabolisme selama kehamilan akhir menuju persalinan.
oleh: Krisna Siska Septiana
Menguraikan tanda-tanda primer dan sekunder menjelang persalinan, mekanisme pematangan serviks, penurunan kepala janin, kontraksi efektif, dan perubahan lendir serviks.
oleh: Firda Liantanty
Penjelasan mendalam mengenai empat kala persalinan, ciri khas masing-masing kala, serta langkah-langkah asuhan dan observasi tenaga kesehatan di setiap kala.
oleh: Meidayana Refisiliyani
Teknik pemantauan ibu dan janin, penggunaan partograf, manajemen cairan dan nutrisi, mobilisasi ibu, serta penilaian progres persalinan secara evidence-based.
Asuhan pada kala pengeluaran janin, teknik mengejan efektif, pencegahan ruptur perineum, episiotomi, serta pertolongan kelahiran normal.
Manajemen aktif kala III (AMTSL), pencegahan perdarahan postpartum, pelepasan plasenta secara aman, serta pemantauan tanda-tanda komplikasi.
Observasi ibu pascapersalinan awal, deteksi dini perdarahan, stabilisasi kondisi ibu, pemantauan kontraksi uterus, dan bonding awal ibu-bayi.
Implementasi gentle birth, early initiation of breastfeeding (IMD), rawat gabung, serta peran dukungan keluarga dalam memperkuat kesehatan ibu dan bayi.
oleh: Sri Utami Subagio
Mengenal mekanisme nyeri persalinan, intervensi nonfarmakologis (posisi, relaksasi, aroma terapi, hypnobirthing), dan pendekatan farmakologis (analgesi, anestesi).
oleh: Umu Qonitun
Identifikasi faktor risiko maternal dan janin, manajemen kasus seperti preeklamsia, ketuban pecah dini, persalinan prematur, serta indikasi rujukan ke fasilitas lebih tinggi.
oleh: Nirmala Harahap
Membahas kegawatdaruratan obstetri. distosia, perdarahan postpartum, inversio uteri, gawat janin, serta prinsip stabilisasi dan transfer rujukan.
oleh: Tanti Tri Lestary
Pentingnya informed consent, hak pasien, tanggung jawab hukum bidan dan dokter, batas kewenangan praktik, serta kode etik profesi dalam pelayanan persalinan.
Perkembangan teknologi monitoring janin, ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Surgery), pemanfaatan telemedicine, digital partograph, serta layanan ramah ibu.
oleh: Yenda Hasnita
Teknik pencatatan data persalinan, standar pengisian partograf, pencatatan komplikasi dan intervensi, serta pentingnya dokumentasi untuk kualitas layanan dan pertanggungjawaban hukum.